• Kali Cemara

    Kali Cemara, spot wisata Simo Boyolali

  • Pentas Seni

    Tari Cublek - cublek suwung dalam pentas seni HU RI 72 Desa Blagung

  • Lomba Pitulasan Ristansari

    Lomba di Kali Cemara dalam rangka memeriahkan HUT RI 72 di Dukuh Tanjungsari RT 13/03

  • Karnaval Kemerdekaan RI ke-72

    Karang Taruna Ristansari dan warga Dukuh Tanjungsari RT 13 ikut serta dalam Karnaval Budaya dan Pembangunan di Desa Blagung

  • Karang Taruna Ristansari

    Organisasi karang taruna Ristansari beralamat di Jl. Simo - Kacangan Km. 06 Blagung, Simo, Boyolali

Tampilkan postingan dengan label Pertanyaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pertanyaan. Tampilkan semua postingan

19 Juli 2018

Bagaimana Proposal Pengajuan Bantuan Kegiatan


Pertanyaaan: Fikri Rustandi, melalui email pada 9 Juli 2018

Assalamualaikum, Wr.Wb

Salam sejahtera utuk kita semua.
Terkait kegiatan Karang Taruna. Kami dari Karang Taruna Kerukunan Remaja Ciomas Harapan_ Bogor ingin berdiskusi dengan kk sekalian perihal majunya karang taruna di wilayah kita.
Semoga menjadi wadah utuk mempererat talisilaturahmi.
Salam dari kami KRCH.

Jawaban: Walaikumsalam
Salam kenal dari kami, Karang Taruna Ristansari, dk Tanjungsari RT 13, Blagung, Simo, Boyolali

Kami siap bertukar pendapat dan berdiskusi prihal karang taruna

Salam
KarTar Ristansari

Pertanyaaan: Terimakasih atas kesedian kk utk berdiskusi. Kami karang taruna baru terbentuk 1 tahun, kami ingin tau bagaimana agar proposal pengajuan bantuan kegiatan kita bisa diterima dan mendapatkan biaya utuk kegiatan.

Jawaban: Membicarakan tentang karang taruna, setelah pembentukan pengurus, maka perlu adanya program kerja. Proker ini lah yang nantinya menjadi detak jantung karang taruna. Kalau ada kegiatan, maka karang taruna hidup. Seputar langkah mendirikan karang taruna silahkan klik http://ristansari.blogspot.com/2016/08/cara-langkah-mendirikan-karang-taruna.html

Sedangkan dalam menjalan kegiatan kepemudaan sebenarnya bisa tetap berjalan meskipun tanpa dana. Hal ini lah yang harus menjadi mindset pengurus karang taruna. Seperti halnya di Ristansari yang lebih menitik beratkan pada kegiatan berbasis sosial sehingga tidak memerlukan dana dan kegiatan lain didanai dari swadaya masyarkat baik anggota dan warga di kampung kami.

Memang perlu diketahui pula prihal bantuan. Sebenarnya proposal sendiri bisa berupa bantuan dana dan bantuan non dana (bersifat fisik). 

Membicarakan bantuan dana bahwa sebenarnya setiap desa sudah punya anggaran untuk karang taruna, karena secara hirarki karang taruna ada dari desa hingga pusat yakni Desa, Kecamatan, Kabupaten, Provinis, dan Pusat. Selain itu, dasar hukum karang taruna merupakan KUH dari Kemensos.

Anggaran karang taruna sudah dianggarkan di ADD, sehingga karang taruna berhak menayakanya ke pihak desa. Dana setiap desa berbeda - beda ada yang hanya 3 jutaan ada pula yang mencapai diatas 10 juta per desa. Dana tersebutlah yang bisa ditanyakan ke pihak desa untuk bisa digunakan untuk mendanai kegiatan KarTar. 

Selain itu, proposal juga bisa diajukan ke berabgai dinas setempat, baik dinas tingkat kecamatan maupun dinas tingkat provinsi. 
Misal ke dinas pertanian: Yakni bantuan bibit tanaman, DLH: tempat sampah, dll, Dinkes : ABT, fonging, dan lain sebagianya, Dinsos: penyuluhan, Karang Taruna tingkat kecaamtan dan Kabupaten. 

Selain itu, karang taruna juga dapat mengajukan ke perusahaan/ pabrik dilingkungan setempat dengan membidik CSR (Corporate Social Responsibility). 

Usahakan secara aktif mengakses berbagai program yang ada dipemerintahan dalam arti dinas - dinas terkait, selai itu untuk perusahaan atau pabrik juga bisa menjadi solusi pengajuan bantuan. 

Demikian yang dapat kami sampaikan prihal seputar pengajuan proposal. Perlu digaris bawahi, pengajuan proposal tidak terpaku pada dana, tetapi dapat berupa barang, pelatihan, permintaan menjadi pamateri, penyuluhan dan lain sebagainya. 

Salam 
KarTar Ristansari
Share:

29 Mei 2018

Bagaimana Cara Agar Anggota Karang Taruna Tidak Bosan

Pertanyaan: Yahya Suherman, melalui Fanpage KarTar Ristansari, pada Senin 28 Mei 2018 Jam 15:43

Assalamualaikum warahmatullahi wabaraktu

Mas minta sarannya

Bagaimana caranya agar anggota karang taruna gak merasa bosan mengikuti kegiatan karang taruna
Dan bagaimana caranya mengatasi anggota yg cuma pura pura ikut berjuang ?
Bagai mana caranya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memajukan kampungnya?

Jawaban: Karang Taruna Ristansari

Walaikumsalam. Salam kenal dari kami Karang Taruna Ristansari - Boyolali

Memang tidak bisa dipungkiri bahwa ada suatu siklus dimana keaktifan anggota akan menuurun. Hal ini memang wajar akan tetapi tidak boleh berlarut - larur. Dalam suatu organisasi, kegaitan adala nyawa, kalau masih ada kegiatan maka organisasi itu masih hidup. Untuk itu agar KarTar tetap aktif maka harus dibentuk namanya program kerja (proker)

Proker sendiri secara umum ada tiga.
1. Proker aktif
2. Proker taunan
3. Proker insidental

 Silahkan klik Program Kerja Karang Taruna Ristansari

Proker setiap karang taruna bisa saja berbeda antara satu dengan yang lainya. Karena kearifan dan kultur setempat sangat berpengaruh.

Proker yang paling umum adalah kumpulan, dimana silaturohmi adalah menjadi jantung utama dalam untuk menyalurkan aspirasi dari setiap anggota, penyampaikan ide, kebebasan berpendapat, dan melatih mental untuk berbicara. Di Karang Taruna Ristansari dalam kumpulan rutin ditambahkan musyarah atau edukasi. Jika akan mengadakan suatu keigatan atau pembahasan suatu projek tertenu maka diisi dengan musyawarah. Jika tidak ada musyawarah diisi dengan edukasi yaitu berupa pengetahuan umum baik seputar karang taruna maupun pengetahuan umum lainya.

Selain itu, bisa pula mengadakan kegiatan dalam memperingati hari besar. Sebentar lagi ada menyambut hari raya idul fitri bisa melakukan pemasangan spanduk "ucapan selamat idul fitri", lalu sebentar lagi juga akan merayakan hari kemerdekaan Republik Indonesia, bisa mengadakan "Gebyar Tujuh Belasan" yang bisa dipanitiakan dari sekarang. Secara lengkap untuk contoh kegiatan bisa dilihat di proker.

Agar kegiatan tidak membosankan dan lebih banyak pemuda yang andil, maka coba saring dan diskusikan kegiatan apa yang mereka inginkan. Maka setelah disepakati dari sekian banyak bisa dilkukan satu atau dua kegiatan misal olah raga, kerja bakti, bakti sosial, memberishkan sampah, pembuatan seragam, pembuatan nama gang jalan, membersihkan mushola, TPA, mengadakan pelatihan, mengundang pemateri, kegiatan keagamaan, menjenguk orang sakit, mengadakan keceh receh, bahkan bisa saja membuat tempat wisata seperti Kali Cemara.

Dalam merangkul kaum perempuan, posisikan peremuan menjadi bagian dari pengurus. Kalau bisa lebih dari 20 persen keterlibatan wanita akan jauh lebih baik. Karena secara psikologi, siapapun yang mendapat amanah akan punya rasa tanggunjawab yang lebih tinggi dibanding mereka yang tidak punya jabatan. Jika memang perlu maka bisa dilakukan resufle kepengurusan dengan komposisi tersebut.

Selanjutnya, bisa dicetuskan suatu proker yang memang lebih spesifik bisa dilakukan oleh kaum perempuan. Dalam hal ini, pekerjaan yang hanya bisa lakukan oleh kaum perempuan tentu akan lebih mendorong mereka karena setidaknya hanya mereka yang bisa. Kegiatan ini juga seklaigus bisa merangkul warga seperti memasak kue, pelatihan pembuatan makanan, parenting, menanam tanaman toga atau holti di polybag, membuat kerajinan tangan, daur ulang sampah, membuat aksesoris, dan lain sebagainya.

Silahkan dipahami dan diskusikan dengan tokoh setempat baik perangkat desa, tokoh agama, ketua RT/ RW, pemuda dan pemudi, bapak - bapak, ibu - ibu dan lain sebagainya yang dipandang memiliki potensi dan sekiranya mau berbuat dalam bidang sosial. Saya rasa mereka semua punya ide dan gagasan yang bisa dinaugi oleh karang taruna. Bisa merealisasikan satu atau dua proker dalam satu tahun pada proker tahuanan kami rasa sudah cukup bagus. Kalau proker rutin usahakan jalan setiap bulan berjalan.

Sebagai informasi, pertanyaan dan dijawaban ini akan kami terbitkan di blog Ristansari hari ini. Sehingga bisa dibaca sewaktu - waku tanpa harus buka facebook. Salam

Ajukan pertanyaan melalui Form Email di kontak untuk dapat ditampilkan seperti pertanyaan diatas.
Share:

Apa kata mereka?

Rosidi: Pemuda, Baktimu Kini

"Tidak hanya sebuah gagasan, tetapi bukti" itu lah karang taruna Ristansari. Saya menjadi saksi dimana selama dua tahun ini pem...