• Kali Cemara

    Kali Cemara, spot wisata Simo Boyolali

  • Pentas Seni

    Tari Cublek - cublek suwung dalam pentas seni HU RI 72 Desa Blagung

  • Lomba Pitulasan Ristansari

    Lomba di Kali Cemara dalam rangka memeriahkan HUT RI 72 di Dukuh Tanjungsari RT 13/03

  • Karnaval Kemerdekaan RI ke-72

    Karang Taruna Ristansari dan warga Dukuh Tanjungsari RT 13 ikut serta dalam Karnaval Budaya dan Pembangunan di Desa Blagung

  • Karang Taruna Ristansari

    Organisasi karang taruna Ristansari beralamat di Jl. Simo - Kacangan Km. 06 Blagung, Simo, Boyolali

12 November 2016

Pelantikan Pengurus KarTar Ristansari 2016 - 2018

Gambar: Serah terima jabatan
Ristansari - Sesuai dengan ADART dan SK Karang Taruna Ristansari yang telah diresmikan pada bulan November 2014 maka pada hari Sabtu, 5 November 2016 jam 19.30 diadakan rapat atau kumpulan rutin dengan agenda utama serah terima jabatan dari pengurus yang lama ke pengurus yang baru yang diwakili oleh ketua karang taruna yang lama dan serahkan ketua karang taruna yang baru. 

Tidak hanya serah terima jabatan, tetapi juga  dilaksanakan agenda lain yang dibacakan dan disetujui oleh peserta rapat yakni. 1) Laporan LPJ 2014 - 2016, 2) Pertangung jawaban program kerja yang belum selesai, 3) pembacaan visi misi, dan program kerja baru, 3) Tanda tangan SK dan ADART yang baru, 4) penyerahan arsip media, 5) pembacaan presensi, 5) iuran kas, 6) arisan pembawa acara pada rapat berikutnya. 

Rapat pada pertemuan kali berlangsung cukup lama, karena banyaknya agenda yang harus disampaikan terkait penyerahan tugas tangung jawab kepengurusan karang taruna Ristansari. Dengan adanya serah terima jabatan ini maka secara sah pengurus KarTar Ristansari yang baru






Share:

09 November 2016

Arsip Media Karang Taruna Ristansari

A. Pendahuluan

Perkembangan teknologi informasi harus diikuti dengan melakukan kontribusi terhadap teknologi itu sendiri. Salah satu wujud media yang dapat dimanfaat oleh organisasi karang taruna yakni blog dan sosial media. Melalui media ini karang taruna dapat kenal dan dapat menyebarkan informasi serta menjadi digitalisasi dokumen yang abadi.

Karang Taruna Ristansari sudah memiliki media blog sejak tahun 2014 dengan alamat blog www.ristansari.blogspot.com dan mengelola sejumlah akun media seperti Gmail, Facebook fanpage, Youtube, Google plus dan Instragram. 

Melalui arsip media ini akan dipaparkan tugas dan tangungjawab seksi media dan publikasi untuk nantinya dapat mengelola blog dan media agar selalu di isi dengan informasi dan berita yang berkelanjutan.

B. Tugas dan Tangungjawab

Seksi media mendapatkan amanah untuk mengelola media yakni blog, email dan sosial media yang dijabarkan dalam beberapa hal antara lain:
  1. Menyimpan username dan pasword blog dan sosial media 
  2. Memuat berita dan mengunggah foto seputar kegiatan karang taruna dan Tanjungsari RT 13 di blog Ristansari
  3. Membalas komentar di blog dan sosial media
  4. Membalas email di Gmail Ristansari
  5. Mengunggah video di akun Youtube Ristansari
  6. Menyebarkan informasi, foto, dan video di sosial media
  7. Menjaga dan mengupdate blog dan sosial media Ristansari

C. Penutup

Media baik blog dan sosial media yang dikelola dengan baik dapat menjadi salah tolak ukur keberhasilan suatu organisasi. Selain itu dengan media dapat menjadi bukti hidupnya suatu organisasi bahkan dapat memberikan inspirasi kepada pengguna internet di Indonesia terutama bagi mereka yang membangun karang taruna dan mencari dokumen – dokumen terkait karang taruna. Pada akhirnya manfaat mempunyai media dapat dirasakan bukan hanya warga Tanjungsari RT 13, tetapi seluruh penjuru tanah air. “Kami mengabdi untuk negeri, menginspirasi untuk muda mudi, mari berkontribusi di Ristansari”.

D. Lampiran Username dan Pasword 

Berikut ini merupakan daftar username dan pasword blog dan sosial media karang taruna Ristansari (Rahasia)
Share:

08 November 2016

Pelatihan Blog Karang Taruna Desa Blagung

Ristansari - Perkembangan teknologi informasi membantu manusia mendapatkan informasi dengan cepat. Selain menjadi pengguna media informasi, kita kita juga dapat menjadi kontributor pada media internet itu sendiri. Salah satu media untuk mempublikakan informasi yakni blog atau webiste. 

Tidak hanya peroragan, suatu organisasipun dapat menggunakan blog sebagai media publikasi dengan jenis blog company profile atau company organisasi. Memiliki media blog memiliki segudang manfaat  baik secara langsung maupun tidak langsung. 

Eksistensi suatu organsiasi termasuk karang taruna dapat abadikan melalui blog, selain memuat informasi, blog juga dapat dijadikan galeri atau album abadi yang sewaktu - waktu dapat dilihat. Terlebih dengan adanya blog dapat menjadi bukti kerja karena "bisa saja anda tidak dianggap bekerja jika tidak ada buktinya". Tentu orang lain akan secara kongkrit dapat melihat eksistensi kegiatan karang taruna dengan adanya blog dalam bentuk foto, artikel, dan video yang telah diterbitkan.

Lebih dari itu semua, blog juga dapat menutupi kekurangan suatu desa atau dukuh terhadap gempuran pemberitaan negatif media. Saat mengetik nama suatu desa di Google tentu saja sebagian besar informasi yang muncul adalah berita negatif, karena yang memublikasikan adalah media berita. Hal itu dapat ditepis dengan semakin banyaknya blog/ website organisasi yang ada di suatu desa.

Pelatihan blog karang taruna Blagung

Berdasarkan latar belakang, baik latar bekalang manfaat, visi, dan eduksai yang termuat pada latar beakang diatas, maka kami dari sejumlah karang taruna dukuh di Desa Blagung dan Desa Gunung berkolaburasi membentuk panitia. Panitia ini sejauh ini terdiri dari 
  1. Karang Taruna Bakti Persada
  2. Karang Taruna Iregar
  3. Karang Taruna Karisma
  4. Karang Taruna Ristansari
  5. Karang Taruna Tunas Muda
  6. Karang Taruna GAS
Dari pembentukan panitia tersebut selanjutnya berkolaburasi dengan pemerintah Desa Blagung untuk mengadakan kerjasama mengadakan Workshop atau pelatihan blog/ web tingkat desa dengan tema "website sebagai eksistensi organsiasi. Pelatihan ini akan dilaksanakan pada:
  • Tanggal: Minggu, 20 November 2016
  • Jam: 12.30 - 15.00
  • Tempat: Balai Desa Blagung
  • Pemateri: Agung Prasetyo, penulis buku "Mahasiswa Setengah Blogger"
Peserta dihadiri oleh perwakilan karang taruna baik dari desa Blagung dan Gunung dan peserta umum. Peserta diwajibkan membawa laptop atau smartphone dengan goal workshop setiap organsiasi karang taruna selesai acara memiliki blog masing - masing.

Materi Workshop Blog Karang Taruna Desa Blagung dapat di DOWNLOAD DISINI
Share:

25 Oktober 2016

Partisipasi Group Hadrah & Rebana "Kalijaga" dalam Hari Santri Nasional Boyolali


Ristansari - Ribuan warga Nahdatul Ulama (NU) dari berbagai elemen dan organisasi keagamaan mengikuti Kirab Budaya Hari Santri Nasional pada Sabtu tanggal 22 Oktober 2016. Kirab digelar dari Pendapa Alit Rumah Dinas Bupati Boyolali menuju Stadion Sunggingan Boyolali Kota.

Pada Kirab tersebut setiap peserta menampilkan kesenian yang dimiliki yang dikelompokkan berdasarkan kecamatan. Beberapa performa yang disajikan pada kirab tersebut antara lain: hadrah, rodad, musik rebana, reog, dan sebagainya.
Group Hadrah & Rebana "Kalijaga"

Group Hadrah dan Rebana “Kalijaga” bekerjasama dengan karang taruna Ristansari ikut andil dalam Hari Santri Nasional di Boyolali. Keikutsertaan ini merupakan bentuk apresiasi yang mewakili Dukuh Tanjungsari RT 13/ 03, Blagung, Simo. 

Group Hadrah dan Rebana “Kalijaga” dibawah Bapak asuhan Bapak H. Agus Bahran sekaligus sesupuh Dukuh Tanjungsari RT 13 mengirimkan personilnya dengan jumlah 15 personil. Semuanya personil tersebut masih bersetatus pelajar SMA dan SMP, yang diketuai oleh Ilham Izzulhaq.

Rombongan Group Hadrah berangkat dari rumah bapak Agus Bahran S.Ag. menuju NU Center Simo dan berangkat bersama-sama dengan rombongan dari Pondok pesantren Nurul Qur’an Teter Simo dan Rombongan yang lainnya. Kemudian mengadakan perjalanan menuju Pendapa Alit Rumah Dinas Bupati Boyolali untuk mengikuti kirab menuju Stadion Sunggingan Boyolali Kota dengan menampilkan musik lagu – lagu keagamaan untuk memeriahkan kirab tersebut.
Group Hadrah & Rebana "Kalijaga"
Share:

Kegiatan PKH: Peran Orangtua dalam Pendampingan Belajar


Terwujudnya kelurga yang sejahtera melalui wawasan, pendidikan, dan peningkatan SDM orang tua telah diwujudukan pemerintah melalui Program Keluarga Harapan (PKH). Tidak hanya itu, pada tahun 2017 PKH akan mengarah pada kegiatan produktif dengan adanya Kelompol Usaha Bersama (KUB) sebagai pengembangan PKH. Kelompok PKH Dahila 5 merupakan salah satu PKH di Desa Blagung dengan agenda kegiatan bulanan berupa sosialisasi dari Dinas Sosial Kecamatan Simo.

Kegaitan PKH Dahila 5

Kumpulan rutin PKH Dahlia 5 dilaksanakan setiap satu bulan sekali, pada kumpulan kali ini telah dilaksanakan pada tanggal Minggu, 23 Oktober 2016 di rumah Bapak Basuni di Dukuh Tanjungsari RT 13, Blagung, Simo, Boyolali. Anggota PKH Dahlia yang hadir pada acara tersebut sekitar 30 orang yang berasal dari 3 dukuh Tanjungsari yakni RT 11, 12, dan 13 Kebayanan 4 Desa Blagung.

PKH Dahila lima di ketuai oleh Ibu Karyanti yang sekaligus membawakan acara pada kumpulan tersebut. Acara yang berlangsung semi formal ini diawali dengan arisan dan pembayaran kas. Pembayaran arisan ditetapkan Rp. 10.000 per anggota yang diperuntukan untuk membantu konsumsi pada kegiatan PKH selanjutnya, sedangkan untuk kas Rp. 1.000 per anggota.

Setelah acara dibuka, selanjutnya acara di isi oleh dari pendamping PKH dari Kecamatan Simo Bapak Dwi dan Bapak Tri yang menyampaiakn materi terkait cara mendampingi anak – anak belajar di rumah, mengatasi berbagai persolan belajar, dan menjalin komunikasi dengan anak dan guru.

Materi pendampingan belajar anak

Salah satu pemateri dalam acara kumpulan PKH kali ini diisi oleh Pak Dwi dan Pak Tri dari Dinsos kecamatan Simo. Beliau menyampaikan beberapa materi terkait kebiasaan dan tingkah laku anak dewasa ini, sebagai bentuk penanggulanya diharapkan orang tua untuk mengindari kata "jagan" saat melarang anaknya misalnya kata "jangan merokok", "jangan nakal" dan lainya, karena secara psikologi justru malah melakukan hal tersebut, tapi bisa menggunakan kata lainya. 

Mendidik anak dengan mendampingi anak saat belajar dan hendaknya orang tua tidak hanya menonton TV tetapi juga menemani. Jika orang tua tidak bisa menjawab dapat menanyakan ke orang lain, tetangga, atau. Selain itu, pemberian hukuman juga tidak diperbolehkan. 

Perkembangan anak juga dapat ditanyakan kepada guru, selain itu orang tua juga dapat menyakan kepada anak misal menyakan tentang PR dan tugas sekolah lainya sebagai upaya untuk menjalin komunikasi.

Orang tua hendaknya membiasakan kedisiplinan belajar kepada anak, menjalin hubungan  kepada anak dan guru. Orang tua juga dapat berkonsultiasi kepada guru yang bersangkutan terkait prestasi dan persoalan di sekolah. Selain belajar, akhlak dan ibadah anak juga perlu diperhatikan, karena orang tua yang akan menunai hasilnya nanti jika memberikan pendidikan dan keagaman sejak dini.

Materi tambahan dari KarTar Ristansari

Pada acara PKH kali ini, Karang Taruna Ristansari mendapatkan kesempatan untuk ikut serta dalam memberikan edukasi kepada peserta PKH. Hal ini sebagai wujud kerjasama antara generasi muda dan pengurus PKH berupa materi tambahan yang ditambahkan setelah pemaparan materi dari penyuluh PKH.

Materi disampaikan dengan menampilkan video kegiatan pemanfataan lahan sempit di salah satu "kampung tani" di Kabupaten Wonosobo. Melalui video tersebut diperlihatkan bukti nyata bagiamana kelompok wanita tani (KWT) di daerah tersebut dapat meningkatkan taraf hidupnya dengan nenaman tanaman holti, toga, dan buah.

Selanjutnya dipaparkan bagaimana cara penanaman dan perawatan tanaman holti dengna media polibag. Penanaman dapat dilakuan dengan menyiapkan media terlebih dahulu, lalu penanaman, perawatan tanaman, dan pergantian tanaman baru.

Diharapakan dengan melihat video secara nyata dan teknik penanaman yang sederhana dapat memotivasi pesera PKH untuk menanam tanaman kebutuhan keluarga yang dapat memenuhi kebutuhan dapur bahkan memiliki nilai ekonomis.

Sejalan dengan gagasan yang disampaikan oleh KarTar Ristansari bahwa pada tahun depan PKH nantinya dapat memiliki KUB sesuai dengan kemampuan SDM dan potensi alam yang ada. Melalui pemanfaatan lahan sempit dapat menjadi salah satu contoh bentuk KUB. Terlebih tahun 2017 warung PKH di Kecamatan Simo akan beroperasi secara penuh dan dapat dimanfaatkan untuk menjual produk dari KUB PKH Dahlia 5. 
Share:

24 Oktober 2016

Sosialisasi Kepemudaan Stabilitas Desa dari Polres Boyolali


Ristansari - Pada tanggal 23 Oktober 2016 telah diselenggarakan acara sosialisasi kepemudaan yang di isi oleh Binmas Polres Boyolali. Sosialisasi dengan tema "Peran Pemuda dalam Stablitias Desa" ini merupakan hasil kerjasama Polres Boyolali dan KarTar Ristansari yang pada akhirnya dapat menghadirkan nara sumber untuk mengisi acara kepemduaan tersebut. Acara yang dimulai pukul 8 malam tersebut dihadiri oleh sekitar 50 peserta dari tamu undangan dan anggota KarTar Ristansari.

Peserta Sosialisasi Kepemudaan

Acara yang diselengarakan di dk Tanjungsari RT 13/03 tersebut dihadiri tidak hanya dari anggota KarTar Ristansari, tetapi juga dari sejumlah tamu undangan seperti perwakilan Posdaya Blagung, Beberapa perwakilan KarTar seperti KarTar Karisma, Tunas Muda, Tali Jiwo, Perwakilan Poncowidodo RT 35, dan Gondang Rejo RT 15. Sedangkan nara sumber dari Binmas Polres Boyolali terdiri dari tiga orang yakni Bapak Supeno, Aris Wibowo, dan Arif S.

Acara Sosialisasi Stabilitas Desa

Acara sosialisasi dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan lagu mars karang taruna. Setelah itu dilanjutkan dengan sambutan dari ketua RT 13 Bapak Rosidi dan Ketua KarTar Ristansari M. Cahyono. 

Sosialiasi peran pemuda dibawakan oleh Bapak Supeno bahwa sosialiasi diadaka sebagai upaya pencegahan berbagai isu - isu kepemudaan. Setelah itu, dilanjutkan pemaparan bahaya narkoba dan miras. Disampaikan juga tentang berbagai jenis narkotika, ciri - ciri pengguna dan pengedar, bahaya, hukuman serta upaya dalam pencegahanya. Mirasa dapat berdampak buruk terhadap kualtias kehidupan manusia dan tentunya dapat menghancurkan masa depan generasi muda. 

Sebagai upaya bentuk pencegahan atau saksi bisa secara langsung ke polsek, polres, dan BKKBN terkait narkoba. Selain itu, dapat juga diterapkan hukum adat untuk memberikan sangsi wagi warga yang melanggar.

Seabgai tambahan dari Bapak Aris Wibowo, dengan kegiatan sosialiasi merupakan bentuk silaturohmi antara pihak kepolisian dan masyarkat. Diharapkan kegiatan ini menjadi upaya preventif dan jangan sampai terjadi penindakan hukum. Selain itu, jika karang taruna yang lain ingin mengadakan acara penyuluhan serupa juga dapat mengundang baik polsek atau polres Boyolali.

Penutupan sosialisasi

Sebelum acara di tutup, disajikan slide show kegiata KarTar Ristasari dalam 1 tahun terakhir dan video karnaval dari Tim Tanjungsari RT 13 di Blagung bulan Agustus lalu.

Setiap pribadi merupakan polisi dalam dirinya, dengan menjaga diri layaknya polisi tentunya setiap pribadi dapat terhidar dari persoalan hukum. Sosialisasi ini nanti dapat sosilisasikan kembali ke anggota KarTar. Filosofi "ilmu itu bukan untuk diadu, tapi untuk dipadu" menjadi pandangan bahwa melalui acara ini diharapkan menjadi wawasan dan contoh adanya upaya dalam stabilitas desa oleh seluruh kepemudaan di Blagung.




Share:

Apa kata mereka?

Rosidi: Pemuda, Baktimu Kini

"Tidak hanya sebuah gagasan, tetapi bukti" itu lah karang taruna Ristansari. Saya menjadi saksi dimana selama dua tahun ini pem...