24 Oktober 2016

Sosialisasi Kepemudaan Stabilitas Desa dari Polres Boyolali


Ristansari - Pada tanggal 23 Oktober 2016 telah diselenggarakan acara sosialisasi kepemudaan yang di isi oleh Binmas Polres Boyolali. Sosialisasi dengan tema "Peran Pemuda dalam Stablitias Desa" ini merupakan hasil kerjasama Polres Boyolali dan KarTar Ristansari yang pada akhirnya dapat menghadirkan nara sumber untuk mengisi acara kepemduaan tersebut. Acara yang dimulai pukul 8 malam tersebut dihadiri oleh sekitar 50 peserta dari tamu undangan dan anggota KarTar Ristansari.

Peserta Sosialisasi Kepemudaan

Acara yang diselengarakan di dk Tanjungsari RT 13/03 tersebut dihadiri tidak hanya dari anggota KarTar Ristansari, tetapi juga dari sejumlah tamu undangan seperti perwakilan Posdaya Blagung, Beberapa perwakilan KarTar seperti KarTar Karisma, Tunas Muda, Tali Jiwo, Perwakilan Poncowidodo RT 35, dan Gondang Rejo RT 15. Sedangkan nara sumber dari Binmas Polres Boyolali terdiri dari tiga orang yakni Bapak Supeno, Aris Wibowo, dan Arif S.

Acara Sosialisasi Stabilitas Desa

Acara sosialisasi dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan lagu mars karang taruna. Setelah itu dilanjutkan dengan sambutan dari ketua RT 13 Bapak Rosidi dan Ketua KarTar Ristansari M. Cahyono. 

Sosialiasi peran pemuda dibawakan oleh Bapak Supeno bahwa sosialiasi diadaka sebagai upaya pencegahan berbagai isu - isu kepemudaan. Setelah itu, dilanjutkan pemaparan bahaya narkoba dan miras. Disampaikan juga tentang berbagai jenis narkotika, ciri - ciri pengguna dan pengedar, bahaya, hukuman serta upaya dalam pencegahanya. Mirasa dapat berdampak buruk terhadap kualtias kehidupan manusia dan tentunya dapat menghancurkan masa depan generasi muda. 

Sebagai upaya bentuk pencegahan atau saksi bisa secara langsung ke polsek, polres, dan BKKBN terkait narkoba. Selain itu, dapat juga diterapkan hukum adat untuk memberikan sangsi wagi warga yang melanggar.

Seabgai tambahan dari Bapak Aris Wibowo, dengan kegiatan sosialiasi merupakan bentuk silaturohmi antara pihak kepolisian dan masyarkat. Diharapkan kegiatan ini menjadi upaya preventif dan jangan sampai terjadi penindakan hukum. Selain itu, jika karang taruna yang lain ingin mengadakan acara penyuluhan serupa juga dapat mengundang baik polsek atau polres Boyolali.

Penutupan sosialisasi

Sebelum acara di tutup, disajikan slide show kegiata KarTar Ristasari dalam 1 tahun terakhir dan video karnaval dari Tim Tanjungsari RT 13 di Blagung bulan Agustus lalu.

Setiap pribadi merupakan polisi dalam dirinya, dengan menjaga diri layaknya polisi tentunya setiap pribadi dapat terhidar dari persoalan hukum. Sosialisasi ini nanti dapat sosilisasikan kembali ke anggota KarTar. Filosofi "ilmu itu bukan untuk diadu, tapi untuk dipadu" menjadi pandangan bahwa melalui acara ini diharapkan menjadi wawasan dan contoh adanya upaya dalam stabilitas desa oleh seluruh kepemudaan di Blagung.




Share:

0 comments:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Arsip Blog

Apa kata mereka?

Rosidi: Pemuda, Baktimu Kini

"Tidak hanya sebuah gagasan, tetapi bukti" itu lah karang taruna Ristansari. Saya menjadi saksi dimana selama dua tahun ini pem...